Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Bangkit! Kini Stabil Di Sekitar $36
Tuesday, 24 June 2025 10:26 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam-jam Asia pada hari Selasa (24/6). Harga logam mulia, termasuk Perak, terdepresiasi karena perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Iran mengurangi permintaan safe haven.

Presiden Trump mengatakan pada hari Senin bahwa gencatan senjata "lengkap dan total" antara Israel dan Iran akan mulai berlaku untuk mengakhiri konflik antara kedua negara. Ia juga menambahkan bahwa Iran akan segera memulai gencatan senjata, diikuti oleh Israel setelah 12 jam.

Komentar Trump muncul tak lama setelah Iran menembakkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada hari Senin. Pejabat Qatar mengatakan bahwa rentetan rudal itu dicegat dan pangkalan itu telah dievakuasi terlebih dahulu.

Pada hari Senin, Wakil Ketua Pengawasan Federal Reserve (Fed) Michelle Bowman dapat mendukung penurunan suku bunga pada bulan Juli karena risiko terhadap pasar kerja mungkin meningkat. Bowman juga menyoroti bahwa inflasi tampaknya berada pada jalur berkelanjutan kembali ke 2%, dan dia kurang khawatir bahwa tarif akan menyebabkan masalah inflasi. Perak yang tidak memberikan bunga dapat menarik pembeli karena investor mencari pengembalian yang lebih baik atas investasi mereka.

Selain itu, Gubernur Fed Christopher Waller menyoroti pada hari Jumat bahwa bank sentral AS dapat mulai melonggarkan kebijakan moneter paling cepat bulan depan. Namun, Ketua Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa ketidakpastian kebijakan yang sedang berlangsung akan membuat Fed dalam posisi menahan suku bunga, dan setiap pemotongan suku bunga akan bergantung pada perbaikan lebih lanjut dalam data ketenagakerjaan dan inflasi. Investor kemungkinan akan mengamati Ketua Fed Jerome Powell, yang dijadwalkan untuk bersaksi di hadapan Kongres AS pada hari Selasa dan Rabu, untuk mencari petunjuk tentang arah suku bunga di masa mendatang.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS